Jumat, 11 Mei 2018

Topologi Jaringan


       Topologi jaringan adalah suatu cara untuk menghubungkan komputer yang satu dengan komputer yang lain sehingga membentuk suatu jaringan. Atau bisa juga diartikan sebagai gambaran fisik dari pola hubungan komponen server, workstation, hub, dan pengkabelannya.

1. Topologi BUS
       Pada topologi BUS, masing-masing komputer akan terhubung ke satu kabel panjang, dan pada ujung kabel harus diakhiri dengan terminator.
   Kelebihan:
      - Hemat kabel
      - Mudah jika hendak menambah komputer ke jaringan
      - Sangat sederhana   
  Kekurangan:
      - Traffic data padat
      - Troubleshooting sulit
      - Sangat lambat dibanding topologi lain
      - Jika 1 komputer rusak, jaringan tidak berfungsi

Topologi BUS

2. Topologi Ring
       Topologi Ring merupakan topologi yang berbentuk menyerupai cincin, dimana masing-masing komputer berfungsi sebagai repeater (penguat sinyal) di sepanjang sirkulasinya.
  Kelebihan:
      - Terhindar dari tabrakan data, karena data mengalir searah
      - Mudah jika hendak menambah komputer ke jaringan
      - Performa lebih baik dibandingkan BUS
      - Hemat kabel
  Kekurangan:
      - Makin banyak komputer makin lambat
      - Jika 1 komputer rusak, jaringan tidak berfungsi
      - Troubleshooting lumayan rumit
Topologi Ring

     
3. Topologi Star
       Topologi star merupakan topologi yang dimana setiap komputer akan terhubung ke satu titik konsentrator atau bisa dikatakan terpusat. Biasanya menggunakan konsentrator HUB atau Switch.
  Kelebihan:
      - Jika 1 komputer rusak, jaringan tetap berfungsi
      - Troubleshooting mudah
      - Sangat mudah untuk menambah komputer ke jaringan
  Kekurangan:
      - Jika konsentrator rusak, jaringan tidak berfungsi
      - Boros kabel
Topologi Star


4. Topologi Mesh
       Topologi Mesh merupakan topologi yang dimana setiap komputer terhubung ke semua komputer lain dalam jaringan.
  Kelebihan:
      - Tidak akan terjadi tabrakan data
      - Jika 1 komputer rusak, jaringan tetap berfungsi
  Kekurangan:
      - Boros Kabel
      - Instalasi sangat rumit
Topologi Mesh


5. Topologi Peer To Peer
       Dalam topologi ini sangat simple, karena hanya terdapat dua komputer yang saling terhubung dalam satu jaringan.
  Kelebihan:
      - Sangat hemat kabel
      - Instalasi sangat mudah
  Kekurangan:
      - Tidak bisa menambah komputer lagi (terbatas)
Topologi Peer to Peer


6. Topologi Tree
       Topologi ini merupakan gabungan dari topologi star dan bus, dimana setiap topologi star akan terhubung dengan topologi star lain melalui topologi bus.
  Kelebihan:
      - Susunan data terpusat secara hierarki
      - Mudah dikembangkan menjadi lebih luas lagi
      - Jika 1 komputer rusak, jaringan tetap berfungsi
  Kekurangan:
      - Boros kabel
      - Jika konsentrator rusak, jaringan cabang dibawahnya tidak berfungsi
      - Menggunakan banyak HUB atau switch